BANDUNG — Menjawab tantangan transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat resmi menyelenggarakan kegiatan "Pelatihan dan Sertifikasi Guru Intel Skill for Innovation". Mengusung tema besar "PGRI POWER" dengan sub-tema "Optimalisasi Teknologi untuk Inovasi Pembelajaran Abad ke-21", acara ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan keterampilan digital terkini guna mendukung terciptanya metode belajar yang relevan dan adaptif.
Kegiatan strategis ini merupakan wujud kolaborasi pentahelix antara sektor pendidikan dan industri teknologi global, yang menggandeng Axioo Class Program, Intel, Skill for Innovation (SFI), PGRI Provinsi Jawa Barat, serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Ketua PGRI Jawa Barat bersama jajaran mitra strategis turut hadir langsung membuka dan memantau jalannya pelatihan. Kolaborasi ini menekankan pentingnya pemanfaatan komputasi cerdas, internet, serta integrasi teknologi AI secara etis dan kreatif ke dalam ruang-ruang kelas di berbagai jenjang pendidikan.
Melalui program Intel Skill for Innovation (SFI), para guru dilatih untuk merancang materi ajar yang berpusat pada siswa (student-centered), berbasis pemecahan masalah (problem-based learning), dan memanfaatkan perangkat teknologi mutakhir secara optimal. Langkah sertifikasi ini juga menjadi jaminan mutu kompetensi guru dalam merespons cepatnya laju revolusi digital.

Sesuai dengan motto acara yang terpampang, "Teknologi Hari Ini, Pendidikan Lebih Baik Esok Nanti", inisiatif PGRI POWER diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat khususnya, serta mencetak generasi muda Indonesia yang berdaya saing global.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pimpinan organisasi profesi pendidik, akademisi UPI, serta perwakilan Axioo dan Intel sebagai komitmen bersama memajukan ekosistem pendidikan nasional.