BANDUNG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Barat menjalin kolaborasi strategis dengan menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Sosialisasi & Wokshop. Mengusung misi besar bagi pendidikan dasar, acara ini difokuskan pada "Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis RADEC untuk Mewujudkan Generasi Pancawaluya di Sekolah Dasar".
Inisiatif peningkatan kualitas pedagogik ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 16 dan 17 September 2026. Sesuai dengan jadwal yang tertera, kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan mengambil lokasi di Lantai 5, Gedung PGRI Jawa Barat.
Suasana antusiasme dan keseriusan tampak menyelimuti ruangan lokakarya. Para peserta, yang didominasi oleh pendidik berseragam batik resmi PGRI berwarna hitam putih, terlihat duduk rapi mengitari meja pertemuan bersusun. Di bagian depan ruangan, jajaran pimpinan dan narasumber duduk sejajar di meja utama dengan latar belakang spanduk besar yang memuat tajuk acara. Terlihat pula seorang pembawa acara wanita yang berdiri di sisi kanan sedang memandu jalannya sosialisasi menggunakan mikrofon.
Hadir memimpin langsung jajarannya adalah Ketua Umum PGRI Jawa Barat, H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.M.Pd., yang menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung inovasi para guru. Dari pihak akademisi, UPI mendelegasikan perwakilan terbaiknya, yaitu Prof. Dr. päd. H. Wahyu Sopandi, M.A. Kehadiran beliau menjadi sorotan utama karena Prof. Wahyu merupakan tokoh intelektual di balik pembuatan dan pengembangan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create).

Model pembelajaran RADEC ini didesain secara spesifik untuk membangun kedalaman literasi dan daya kritis siswa. Melalui kemitraan erat antara institusi perguruan tinggi negeri dan organisasi profesi guru ini, para tenaga pendidik di tingkat dasar diberikan pendampingan langsung. Pembekalan ini diharapkan dapat mencetak "Generasi Pancawaluya" di lingkungan sekolah dasar, yakni generasi pelajar yang berwawasan luas dan berkarakter kuat guna menyongsong masa depan.